Rabu, 13 Maret 2013

JADILAH PUSTAKAWAN YANG BAIK DAN CERDAS



Bicara tentang perpustakaan tidak mungkin bisa lepas dari pustakawannya. Karena sebuah perpustakaan tidak akan berkembang jika perpustakaan tersebut tidak mempunyai pustakawan yang bisa mengembnagkan perpustakaan itu sendiri. Menjadi seorang pustakawan tidak hanya bisa mengolah perpustakaan tapi jadi seorang pustakawan juga harus bisa berkomunikasi dengan masyarakat yang dilayani agar perpustakaan bisa tahu apa yang diharapkan oleh masyarakat penggunanya. Dengan komunikasi tersebut pasti akan tercapai hubungan yang harmonis antara perpustakaan dan masyarakat penggunanya.
Jadi seorang pustakawan harus bisa menulis dan cerdas. Karena dengan kecerdasan pustakawan bisa mengangkat derajatnya sendiri dimata dunia. Selama ini seorang pustakawan tidak pernah mengeluarkan pendapatnya tentang suatu kejadian yang terjadi di masyarakat. Mereka lebih senang memendam pendapatnya untuk dirinya sendiri. Selama ini yang sering mengeluarkan pendapatnya hanyalah dari kalangan ekonom, pengamat politik, dan lain-lain, namun tidak pernah ada seorang pustakawan yang mau menyampaikan pendapatnya ke hadapan publik sehingga itu membuat orang umun tidak menyadari dengan adanya pustakawan.
Menurut Bapak Blasius Sudarsono ada 4 pilar kepustakawanan, yaitu:
1.      Kepustakawanan adalah panggilan hidup.
Jadi seorang pustakawan seharusnya dilakukan dengan ikhlas demi mewujudkan tujuan negara yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Dengan begitu seorang pustakawan akan menjalankan tugasnya dengan ringan tanpa beban.
2.      Kepustakawanan adalah semangat hidup.
Sebagai seorang pustakawan harus menjadikan profesinya sebagai semangat hidup. Karena dengan kita bersemangat dalam menjalankan tugasnya kita akan selalu memberikan yang terbaik untuk profesi kita.
3.      Kepustakawanan adalah karya pelayanan.
Perpustakaan adalah lembaga yang menawarkan jasa kepada masyarakat penggunanya. Sehingga agar tercipta hubungan yang harmonis antara pihak perpustakaan dan masyarakat penggunanya seorang pustakawan harus membarikan pelayanan yang terbaiknya untuk masyarakat yang dilayaninya.
4.      Kepustakawanan dilaksanakan dengan profesional.
Suatu pekerjaan akan sukses jika orang yang menjalankannya, melalukan dengan profesional. Seorang profesional tidak harus orang yang berpendidikan tinggi, namun orang yang profesional adalah orang yang berdedikasi tinggi dengan profesinya. Yang melakukan pekerjaannya dengan serius dan penuh tanggung jawab dengan tugasnya.
Kemauan dan kemampuan adalah dua hal yang sangat penting dalan mewujudkan suatu keinginan. Orang yang mempunyai kemauan tapi tidak memiliki kemampuan akan lebih baik dari pada orang yang mempunyai kemampuan tapi tidak mempunyai kemauan. Karena orang yang mempunyai kemauan tapi tidak mempunyai kemampuan pasti akan berusaha untuk mencari kemampuan untuk melakukan keinginannya tersebut. Sedangkan orang yang mempunyai kemampuan belum tentu mempunyai kemauan untk melakukan tindakan yang sama dengan orang yang mempunyai kemauan tapi tidak mempunyai kemampuan. Maka dari itu jadilah orang yang mempunyai kemauan. Karena dengan mempunyai kemauan pasti akan berusaha untuk mencari jalan agar mempunyai kemampuan.
Dalam dunia kepustakawanan ada 5 sila yang harus dimiliki oleh pustakawan, diantaranya:
1.      Harus diajak untuk menguasai dunia dan berpikir kritis.
Menjadi seorang pustakawan harus berpikir kritis dengan apa yang tengah terjadi dalam masyarakat. Pustakawan juga harus bisa menyampaikan aspirasi dan pendapatnya kepada publik.
2.      Harus membaca (dunia).
Seorang pustakawan harus bisa membaca, bukan hanya bisa membaca tulisan. Namun, juga harus bisa membaca situasi di masyarakat, baik masyarakat sekitar tempat tinggalnya, atau pun masyaraat dunia. Hal itu dikarenakan agar seorang pustakawan tidak ketinggalan informasi dari dunia di luar perpustakaan.
3.      Harus menulis.
Menjadi seorang pustakawan juga harus bisa menulis. Karena dengan menulis adalah salah satu bentuk syukur kita kepada Allah SWT yang telah memberikan ilmu kepada kita. Sehingga kita bisa mendapatkan informasi yang berguna untuk kehidupan. Selain itu juga melalui tulisan kita bisa berbagi ilmu pengetahuan yang kita miliki kepada sesama manusia yang membutuhkan.
4.      Harus memiliki kemampuan entrepreneur.
Meskipun pustakawan hidup atau bekerja di lingkungan yang bisa dikatakan non profit, tapi seorang pustakawan tetap harus memiliki kemampuan entrepreneur. Pada umumnya seorang pustakawan merasa kurang dihargai dalam hal finansial. Hal itu dikarenakan seorang pustakawan bekerja di tempat yang kurang memungkinkan untuk mendapatkan untung dari pekerjaannya. Maka dari itu seorang harus berusaha untuk mendapatkan tambahan penghasilan dari jalan lain, misalnya mendirikan badan usaha. Maka dari itu seorang pustakawan perlu memilik kemampuan entrepreneur.
5.      Harus memiliki etika.
Dalam kehidupan sehari-hari seorang pustakawan dalam menjalankan tugasnya tidak pernah lepas dari istilah etika. Seorang pustakawan memang harus mempunyai etika yang baik. Karena dengan etika yang baik akan memberikan perasaan nyaman kepada pengunjung atau pun pada sesama pegawai di mana pustakawan itu bekerja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar